pulang kuliah dr kampus sewon bantul aku boncengan bertiga
kiki.meda.dinda
siang2.panas2. mpe bikin otak kita pada ambyar
ambyar tenaan
karena gk pake helm & bonceng 3 akhirnya kami memutuskan lewat kampung
maksudnya biar gk ada polisi
ealah.pas mau nyampe ringroad. dr arah depan ada pak polisi lewat ngeliatin kami b3
langsung pada panik semua. terutama meda. karena takut pak polisinya putar balik, trs nyamperin dn nilang kita. akhirnya muncul ide bodoh yg ambyar banget.
"haduh ada pak polisi gmn?"
"yaudah kita pura2 rumahnya disini"
kita berenti disebuah rumah
"pura2 aja rumah kita disini"
setelah diamati rumah itu
"jeng.. .jeng.. ."
bukan rumah tapi tempat jual material dn pasir
...
.................................................... .......................... ..........................
setelah beberapa hari sebelumnya:
pulang kuliah dari kampus sewon di cuaca yg panas pula
berbocengan dengan dinda
lewat jalan parangtritis menuju jokteng wetan
pas itu lampu ijo diperempatan. jadi kita ngebut dengan pedenya
setelah nyampe seberang perempatan
"jeng.....jeng"
"loh din km kn gk pake helm?"
"loh ak kan gk pake helm?"
(bebarengan)
jadi dr cerita diatas dapat disimpulkan bahwa udara yg panas dapat menyebabkan kegeblekan dan kebodohan terhadap mahasiswa2 polos tak berdosa seperti cerita diatas.dan sepertti inilah wajah teman2ku:
Ternyata memang muka2 kami ini memang polos dan tidak berdosa !!!
Kamis, 03 Juni 2010
Cerita Sinting Part I
Tiba2 aku teringat dengan teman2ku di diskomvis ISI. teringat kembali dengan hal2 sinting yang telah kami lakukan, kemudian aku membuka notes di akun Facebookku dan menemukan catatan ini:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar